Medan – kristianinews.com; Ustadz Martono SH. SPd Rabu selaku Penasehat Hukum warga Desa Paluh Kurow, Kecamatan Hamparan Perak mendampingi sekitar 30 Warga petani untuk memohon kepada Kapolres Pelabuhan Belawan melepaskan kedua tersangka Nasib Sihotang dan Sulaiman Wijaya Rabu 27/10/21. Pertemuan warga dengan Kapolres Pelabuhan Belawan diwakili oleh Wakapolres Kompol Herwansyah, Kasatreskrim AKP I Kadek dan Kasatbinmas AKP Gunawan yang difasilitasi oleh polres pelabuhan belawan terkait penahanan tersangka Nasib Sitohang dan Sulaiman Wijaya.

Dalam Pertemuan tersebut di hadiri sekitar 30 warga petani diwakili oleh Spriani, Sumarna dan Herlina Br Pardede. Dalam pertemuan tersebut Supriani mengatakan bahwa kedua tersangka diduga hanya korban kriminalisasi oleh pelapor Pardiman yang didalangi oleh mafia tanah dengan LP Nomor: LP/B/462/IX/2021/ SPKT PEL BLWN / POLDA SUMUT tanggal 6 Sepetember 2021.
Selanjutnya sumarna memohon keadilan terhadap kedua tersangka karena kedua tersangka tidak ada melakukan pengancaman dengan kekerasan sesuai pasal 335 ayat 1 kuhp, begitu juga dengan erlina br pardede bahwa status tersangka penuh dengan keganjilan.

Menjawab pernyataan ke tiga perwakilan warga tersebut Kompol Herwansyah mengatakan penyidik telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan status kedua tersangka dan berkas kedua tersangka telah P 21. Dalam pertemuan tersebut Ustadz Martono mengatakan jika berkas tersebut telah p 21 maka upaya upaya hukum yang akan dilakukan tentu pembelaan pembelaan di persidangan, ustadz martono dan rekan rekan yang tergabung dalam Reclassering Indonesia / Badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat akan membuktikan bahwa tersangka tidak terbukti melanggar pasal 335 ayat 1 sebagaimana yang dipersangkakan oleh penyidik di persidangan nantinya.
Selesai pertemuan seluruh yang hadir membubuhi hasil notulen pertemuan dan membubarkan diri dari ruangan aula mapolres pelabuhan belawan sebagai tempat pertemuan. Namun secara tiba tiba dan spontan warga melakukan aksi didepan pintu gerbang mapolres pelabuhan belawan dengan menyanyikan lagu indonesia raya dan membentangkan beberapa karton bertuliskan segera kirim berkas kedua tersangka ke kekejaksaan, kami mohon keadilan serta, orasi singkat setelah melakukan unjuk rasa warga membubarkan diri dengan tertib*df/kn

Loading

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *