TUDUHAN PENODAAN AGAMA GUNTUR MARBUN KE PDT. ASAF, SAMUEL MARPAUNG: TIDAK CUKUP BUKTI, POLRESTABES MEDAN KELUARKAN SP3.

MEDAN – KRISTIANINEWS.COM, Hari ini 23 Desember 2021 Polrestabes Kota Medan resmi menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan, atau SP3 atas tuduhan penodaan agama yang disangkakan kepada Bishop Dr. Asaf Marpaung oleh Guntur Marbun. Tuduhan yang telah melekat beberapa tahun tersebut pun langsung direspon oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Muda Bina Kerjasama Antar Generasi Indonesia.

“Hari ini Polrestabes Kota Medan resmi mengeluarkan surat pemberhentian penyidikan dugaan tindak pidana Penistaan Agama terhadap Bishop Dr. Asaf Marpaung,” ucap Samuel Marpaung.

Diketahui, laporan Guntur Marbun dihentikan penyidikannya dikarenakan tidak cukup bukti.

“Laporan dari Guntur Marbun tidak cukup bukti sama sekali. Maka, berdasarkan hasil penyidikan, saksi ahli, dan barang bukti, ternyata tidak cukup bukti dan hal tersebut bukan tindak pidana. Dan Polrestabes Medan telah menghentikan penyidikan untuk kepastian hukum,” ucap Ketua Umum DPP GM BKAG.

Samuel Marpaung lulusan dari Universitas Pelita Harapan Kota Medan ini pun berterima kasih kepada Kapolrestabes Kota Medan dan jajarannya.

“Kami DPP GM BKAG Indonesia berterima kasih kepada Kapolrestabes Kota Medan, Kasat, dan Kanit telah bekerja dengan baik dan objektif. Kami akan terus mengawal penuh kasus ini sampai tuntas. Sebab inilah alasan lahirnya GM BKAG untuk melaksanakan tugas mulia dan mengabdi kepada bangsa. Dan ini adalah sebuah kado natal bagi pak Asaf dan jemaat. Untuk langkah selanjutnya akan kami pertimbangkan dulu bersama kuasa hukum,” tutup Samuel Marpaung.df/kn

Loading

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *