Medan-kristianinews.com; ini hanya sebuah cerita yang tidak ada Kaitannya dengan nama atau tempat dimana pun, hanya sebuah fiksi mungkin kata sihubar-habir, konon dinegeri Banua holling adalah namanya Sintua Tulus yang karakter hidupnya sangat jauh alias tidak seperti namanya, dulunya St tulus hanya seorang mantagap (manusia tak dianggap) hanya seorang anggota pasukan parnab (parnasi busuk) yg berangkat pagi mengais sampah cari nasi busuk untuk memelihara ternaknya, (profesi ini sebenarnya mulia Alias halal hasilnya. Bukan curian maksudnya) seiring waktu berjalan tulus ketemu Dengan seorang ketua STM, orang Batak bilang parsahutaon lalu tulus dibina dan diangkat dari pasukan parnab tadi menjadi Sesuatu istilah anak muda sekarang, lalu ia mulai dikasih sekolah pelan tapi pasti tulus pun berhasil tamat dan menjadi guru SD, seiring waktu berjalan karena ketua parsahutaon ini sudah makin tua ia mulai menimbang siapa yang akan menggantikannya yang bisa tetap menghargainya dan bisa diolahnya, maka dia berpikir bahwa situluslah yang pantas jadi ketua, eiiits… tapi ada kriteria kalo mau jadi ketua harus Sintua dulu maka diangkatlah si tulus menjadi sintua dan tidak lama dibuat dulu jadi sekretaris parsahutaon yg anggotanya hanya 7 KK alias marripe-ripe, dan sesudah melalui tangga yang sangat cepat itu hitungan cepat lalu diangkat lagilah st Tulus jadi ketua inilah yang menjadi SIKKAM MABAR BAR alias bencana dalam hidupnya karena ibarat kacung disuruh menduduki kursi raja di istana kecil nan goyang, maka mulai dari situ St Tulus mulai menunjukkan taringnya dia melanjutkan studinya hingga S2 dan makin terasa gaya dan style nya makin menjadi, tidak berhenti sampai disana tatkala ada kesempatan masuk dalam kumpulan yang lebih besar sebuah organisasi yang berdiri kala itu dikotanya St Tulus mulai ambil bagian ikut menjadi pendiri dalam urutan ke sekian puluh dari para pendiri yang ada. ia mulai melirik dan belajar tentang peluang-peluang mambondut alias mangallang dibalian nihurum makan yang bukan miliknya…dan mulai dari situ situlus Lupa diri bahkan mulai merangsek hingga bisa jadi ketua lagi seiring waktu karena manuver-manuver jahat dan liciknya situlus dibuang dari STM parsahutaon yg membesarkan namanya namun dia gak mau bahkan tetap mengklaim dialah ketua walau pengadilan sudah menetapkan dia salah, dan tidak berselang lama dia pun didepak dari organisasi yg lumayan besar dikotanya tadi dan kini dia menjadi pesakitan yang mengerang dan selalu buat onar, tulus selalu buat organisasi yang mirip-mirip agar orang mengira dialah yang asli, weleh-weleh….bersambung ke depan , capek juga bro jari2 ini ngetik Lo baca aja yg enak

Loading

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *