KRISTIANINEWS.COM, MEDAN – Perayaan Natal yang dipanitiai Pemerintah Kota Medan berlangsung di Pardede Hall Medan. Banyak pendeta yang kecewa karena sudah siap-siap bawa toga namun tidak di ikut sertakan dalam prosesi dengan alasan tidak ada cukup anggaran.

Kericuhan dipintu masuk Pardede Hall
Acara sedang berjalan puluhan ribu massa yang hadir dan gedung serta halaman tidak dapat menampungnya sehingga terjadi keributan dipintu masuk gedung dan seorang anak muda yang didorong satpol PP mengamuk histeris dan membuat massa yang diluar gedung ribut. Banyak massa yang protes atas kelalaian dan ketidak profesionalan panitia ini. Tampak satpol PP yang anggar jago mendorong para hadirin agar tidak mendekat ke pintu. Oalah!

Perayaan yang digelar untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus itu dihadiri ribuan umat Kristiani yang datang dari seluruh penjuru Kota Medan.
Hal lain yang membuat hati sedih banyak orang-orang tua yang hanya berdiri bahkan tidak mendapat konsumsi, massa yang ada diluar sangat kecewa dan banyak yang memaki-maki bahkan mengamuk.
Ketika dikonfirmasi wartawan panitia saling lempar tanggung jawab, bahkan mereka terus membiarkan massa masuk kea area gedung tanpa pemberitahuan sementara sudah tidak ada tempat duduk baik diluar maupun didalam.

Selain ibadah, perayaan juga diisi dengan hiburan dengan menghadirkan artis ibu kota andmes, Febrina, nabasa trio, the united spirits.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu rohani mengiringi Prosesi para hamba Tuhan yang hanya 36 orang dari seluruh kota Medan dengan biaya cuci jubah hanya 250 ribu jadi kalau ditotal penghargaan walikota Medan kepada para pendeta di Natal Pemko Medan ini hanya 9 juta rupiah, ini yang sangat miris dan sangat melukai hati para pendeta yang hadir di Natal Pemko Medan inj, hanya seginipah penghargaan dan apresiasi pemko medan kepada para pendeta di kota ini?Df/kn

Loading

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *