Medan-kristianinews.com, Menyikapi pengambila Alihan oleh Pdt Parningotan Siregar Atas gereja GLKRI yang di jl sehat bukit Kesuma, Ketua Sinode GLKRI Bishop Dikson Panjaitan, sangat menyesalkan tindakan Pdt Parningotan mengambil paksa GLKRI jl Sehat bukit Kesuma Pelalawan, kalo ada persoalan Antara Parningotan dan Pdt Iwan itu kan masalah keluarga mereka,kenapa harus mengorbankan pelayanan dan jemaat? Cara-cara pendeta Parningotan ini adalah bukan ciri seorang hamba Tuhan, apalagi Pdt Iwan Sarjono Siahaan itu adalah keponakannya kandung (berenya). Dengan mengandalkan uang dan kekayaannya dia mencoba menguasai gereja yang berdaulat dan selama ini berjalan dengan baik, apa tujuan pendeta Parningotan? Dalam keterangan nya ke media ini Bishop Dikson panjaitan mengungkapkan kekesalannya, harusnya dimasa pandemi ini kita semua semakin mendekatkan diri kepada Tuhan bukan dengan cara-cara preman seperti yang ditunjukkan Pdt Parningotan Siregar yang sok hebat ini katanya, dia mau anggarkan kekayaannya seolah olah bisa dia mengatur semua pihak berwajib sehingga dia berani dengan cara preman mengambil alih tanpa kompromi dengan pihak sinode kami,okelah mereka bermasalah soal aset atau gedung dengan itonya mamak Pdt Iwan sarjono tapi gak boleh dong turunkan plang GLKRI seenak perutnya saja, mungkin gak sekolah dulu beliau ini maka bisa berbuat kasar gitu katanya kepada wartawan kn.*df/kn

Loading

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *