kristianinews.com-Tamora, Gereja Baptis Tanjung Morawa yang menginduk ke GBI Pabaton Bogor kini ditinggal pergi jemaatnya dan hanya sisa 7 orang, hal ini sangat memilukan hati, informasi yang diterima kristianinews.com dari masyarakat sekitar dan dari mantan jemaat gereja ini bahwa kosongnya gereja ini adalah akibat tidak sejalan induk gereja yang mengambil keputusan kurang tepat sehingga jemaatpun minggat semua bersama dengan gembalanya, kini tinggal hanya 7 orang itupun yang jarang beribadah kata salah seorang warga di GG Rasmi Desa bangun sari tidak jauh dari gereja yang sudah sepi ini. Eksodusnya jemaat Gereja Baptis ini adalah akibat ulah Salah seorang pengurus gereja yaitu ketua panitia pembangunan yang arogan, walau gak ada yang dikerjakan apa-apa, tapi gayanya mau minta laporan dari gembala kami kata salah seorang warga jemaat yang tidak mau disebutkan namanya,tindakan sok hebat yang dilakukan ketua pembangunan yang nol prestasi ini rupanya didukung induk karena selalu dianya melaporkan tindakan gembala Pdt Posman Alexander Aritonang, seolah-olah ada yang tidak beres, padahal semua bantuan yang datang ke gereja ini atau sumbangan dari luar adalah usaha pak gembala kami, murni hasil usahanya hingga mulailah pembangunan seperti yang bapak lihat katanya kepada wartawan, buktinya kami semua jemaat keluar dan kami yang minta gembala kami untuk bergabung dengan sinode lain aja karena sempat pak gembala kami Pdt Posman dipindahkan ke Bogor, membawa keluarga semua, kan gak masuk akal, itulah cara induk gereja ini secara semena-mena ingin membuang gembala kami ujarnya.*df/kn

Loading

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *