MEDAN, KRISTIANINEWS.COM, Lajimnya sebuah undangan dalam melaksanakan sebuah acara baik itu acara apapun biasanya pasti ada judul dan judul acara maupun topik atau tema harus sama dengan isi, namun hal itu tidak berlaku bagi acara yang disponsori dan di moderatori Pdt aneh-aneh ini, mereka mengambil judul atau tema; TEOLOGI BAPAK ROHANI sedangkan isi pembahasan dalam Diskusi kaleng-kaleng ini diberi judul dalam program ini saudara akan mengetahui apa itu BINA KERJASAMA ANTAR GENERASI DAN BADAN KERJASAMA ANTAR GEREJA sama-sama BKAG Indonesia lalu dalam poin kedua disebut kenapa bisa? Sebenarnya anak-anak pun tau karena yang merusak ya orang yang sama, hehehe. Acara ini dimoderatori oleh salah seorang pendeta yang juga bekas anak rohani salah seorang bapa rohani yang diamputasi gara-gara gak mau dibilangi alias bandal kali kata preman amplas, dalam acara diskusi kaleng-kaleng yang katanya diadakan di BKAG INDONESIA TV ini akan diadakan secara Live, semoga yang mengikutinya ada yang bijak bertanya tentang judul dan isi yang tidak nyambung ini, memang itulah dunia sekarang dunia penuh keanehan karena karakter manusia-manusia jampurut para pemberontak organisasi yang selalu mencari legitimasi publik sehingga para pelayanan yang minim integritas ini terus berusaha mencari jati diri lewat apapun untuk menunjukkan kemampuannya yang tidak seberapa seolah olah dia yang benar, memang ibarat LANTEUNG MULLOP-ULLOP seperti nyanyian guyon anak-anak di Toba walau seperti kelihatan cantik tapi gak ada manfaat, tahukah anda apa itu Latteung?

TAHUKAH ANDA ..APA ITU LATTEUNG???

Pengertian Tentang Latteung
Latteung adalah sejenis tanaman terong-terongan. Daun dan batang tanaman Latteung sangat mirip dengan terong, tanaman yang sering di buat sayur atau di goreng dan di sambal menjadi lauk. Tanaman Latteung ini banyak di temukan di daerah Tapanuli atau di Toba, Sumatera Utara. Nama Latin dari Latteung adalah Solanum melongena. Perbedaan latteung dari terong adalah tanaman latteung berduri dari buah sampai dengan batang dekat akar.

Sebagian orang batak menganggap tananam Latteung tidak berguna (untuk saat ini). Latteung ini banyak ditemukan di semak-semak dengan batang tananaman latteung ini biasa pendek, makanya jika kita berjalan sering menginjak duri dari latteung ini.

Karena sifat dari tanaman latteung ini tidak berguna bagi manusia, maka orang batak sering menggunakan istilah “Latteung” untuk menyebut seseorang yang mempunyai sifat jelek, “Eh tahe jolma latteung on!” maksudnya ” Dasar manusia tidak berguna!”

Maka sebagian besar orang batak akan merasa sakit hati bila dirinya disebut latteung.

Begitulah kura-kura.df/kn

Loading

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *