Apakah Anda berdoa kepada Tuhan untuk satu pekerjaan, Roh Kudus, atau emosi semata?

Kristianinews.com, Ketika kamu mengucapkan pujian kepadaku, sangat jarang kamu mengungkapkan emosimu dengan air mata. Setiap doa pujian dan doa menyentuh hati jauh di dalam jiwa, tetapi apakah itu karya Roh Kudus atau emosi pribadi dalam situasi tersebut?

Ketika berbicara tentang Tuhan, banyak orang Kristen sulit membedakan apakah emosi mereka disebabkan oleh pekerjaan Roh Kudus atau hanya emosi pribadi. Emosi kita sangat mudah dipengaruhi oleh keadaan. Jika orang Kristen mendasarkan ibadat mereka pada emosi pribadi, itu adalah situasi yang menipu. Tetapi situasi yang berbeda akan terjadi jika setiap orang Kristen menerima kehadiran Roh Kudus.

Jika dengan iman kita menerima kehadiran Roh Kudus saat berdoa kepada Tuhan, kita dapat merasakan kehadiran Roh Kudus seperti gelombang atau getaran yang dirasakan oleh tubuh kita. Jadi ketika seorang Kristen memuji doa kepada Tuhan dan membuka diri untuk menerima kehadiran Roh Kudus, Tuhan akan hidup selamanya. Seperti yang tertulis dalam Yohanes 14:16 “Aku akan meminta kepada Bapa, dan Dia akan memberiku panji yang panjang untuk menjagaku, agar aku bisa bersamamu selamanya”.

Ketika seorang Kristen datang kepada Tuhan dan menerima Roh Kudus bekerja di dalam dirinya, kita dapat merasakan kuasa-Nya mengalir melalui bagian-bagian tubuh kita. Itu adalah salah satu dari sedikit situasi yang dapat terjadi ketika kita merasakan kehadiran Tuhan, yang merupakan hati yang sangat memohon, hangat, dan pelukan dan pelukan tanpa syarat.

Roh Kudus berbicara tentang Bapa dan Putra Yesus Kristus dan mengungkapkan serta mengajarkan kebenaran tentang banyak hal. Orang percaya akan menerima kesaksian yang benar tentang Yesus Kristus melalui pekerjaan Roh Kudus. Saat matahari sedang bekerja, biasanya kita bisa merasakan kesemutan secara alami dengan getaran bagian atas tubuh kita. Meskipun doa pujian yang kami panjatkan memiliki makna yang sederhana, namun dengan kuasa Roh Kudus, sesuatu di dalam hati kami akan tergerak dengan luar biasa.

Roh Kudus harus meminta untuk masuk ke dalam hidup kita. Cobalah buka hatimu agar Tuhan hadir di atasmu. Sebaliknya, emosi pribadi dapat muncul bahkan dari suasana dan musik yang kita rasa relevan dengan keadaan pikiran kita.

Apa yang dirasakan seorang Kristen ketika semua yang Anda sayangi hanyalah emosi pribadi? Biasanya kita bisa mengendalikan emosi kita. Apakah Anda dapat membedakan perasaan yang muncul saat Roh Kudus bekerja atau hanya emosi pribadi? Silahkan rasakan sendiri.

Loading

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *